Makan Siang Dengan Tuhan

Ada suatu kisah mengenai seorang pemuda kecil yang ingin bertemu dengan Tuhan. Ia tahu bahwa itu memerlukan sebuah perjalanan jauh untuk pergi ke tempat dimana Tuhan tinggal, jadi ia menyiapkan segala bawaannya yakni makanan kecil Twinkies dan sebuah enam pak rootbeer, dan ia memulai perjalanannya.

Ketika ia pergi sejauh kira-kira tiga blok, ia bertemu dengan seorang wanita tua. Ia hanya duduk di taman memandang burung-burung merpati. Pemuda kecil itu duduk di sampingnya dan membuka tas perlengkapannya. Ia ingin untuk meminum root beer-nya dan ia memperhatikan bahwa wanita tua itu terlihat kelaparan jadi ia menawarkan wanita tua itu Twinkies-nya. Ia dengan senang hati menerimanya dan tersenyum kepadanya. Senyumnya begitu cantik hingga pemuda kecil itu ingin melihatnya lagi, jadi ia menawarkan wanita tua itu sekaleng root beer. Sekali lagi, ia tersenyum kepadanya. Pemuda kecil itu senang sekali! Mereka duduk di situ sepanjang sore hanya makan dan tersenyum, tetapi mereka tak mengucapkan sepatah kata pun.   klik untuk baca semua artikel

Sudah Selesai

Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

(Yohanes 19:30)

 

Begitu manusia lahir ia telah dibekali dengan segudang masalah. Masalah itu beragam jenisnya. Saya mencoba mengajak anda untuk memikirkan hal ini. setelah lahir, anak harus belajar berjalan. Setelah itu ia harus menghadapi masalah disekolah. Selesai sekolah, ia diperhadapkan masalah mencari kerja dan jodoh. Setelah itu ia akan menhadapi masalah tentang anak. Bahkan sampai masa tua pun, ia masih di perhadapkan pada masalah. Dari perjalanan hidup inilah dapat ditarik kesimpulan bahwa orang berani hidup berarti ia harus berani menghadapi masalah.

Pertanyaannya, ‘mengapa masalah itu ada?’ jawbannya adalah satu: “Karena manusia sudah jatuh kedalam dosa!” Dosa membuat rusaknya hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, lingkungan dan dirinya sendiri. Itu sebabnya, manusia dengan kekuatan sendiri tidak akan pernah bisa terlepas dari kuasa dosa itu. klik untuk baca semua artikel

Berdoa Untuk Pemilu

“Pertama-tama aku menasihatkan: Naikanlah permohonan doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tentram dalam segala kesalehan dan kehormatan.” (Timotius 2:1-2)

Pada tanggal 9 April ini jutaan rakyat Indonesia akan berbondong-bondong menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memberikan suaranya pada pemilu Legislatif. Ada 44 partai politik yang akan ikut dalam acara lima tahunan ini. masing-masing partai politik itu telah melakukan kampanye selama lebih kurang 9 bulan dengan cara masing-masing untuk merebut simpati pemilih.

Pemilu adalah saraa sebuah bangsa untuk memberikan legistimasi terhadap sebuah pemerintahan. Wakil-wakil rakyat yang terpilih nanti akan duduk di ruang sidang, mulai dari DPRD Tk II, Tk I hingga tingkat pusat. Merekalah yang akan menentukan “merah-hitam” negeri ini dari perundang-undangan yang mereka hasilkan. Kita tentu tidak ingin menitipkan negeri ini kepada anggota legislatif yang tidak berkompeten. Dalam bahasa penyanyi Iwan Fals, kita tidak sudi memilih mereka yang hanya diam, suka tidur atau latau setuju tanpa tahu duduk persoalannya. klik untuk baca semua artikel

Kasih Sejati

 Matius 22:37-40

 

Apakah dia cocok buatku? Pertanyaan itulah yang sering kita lontarkan kalo mempertimbangkan soal jodoh. Kita menimbang kualitas calon pacar supaya kita enggak kecewa kelak kemudian hari. Tapi pernahkah kita berfikir, “Apakah aku cocok buat dia?” Apakah kita mempertimbangkan kualifikasi kita sendiri agar memenuhi kebutuhan pasangan kita? ternyata pertanyaan itu jarang banget kita pikirkan. Ternyata kita egois banget, yah? Kita beranggapan bahwa diri kita ini udah sempurna, sedangkan pasangan kita masih perlu memperbaiki diri. Kita ngakunya sayang, tapi ternyata lebih memperhatikan apa yang kita inginkan daripada apa yang diinginkan kekasih kita, inikah namanya cinta? klik untuk baca semua artikel

Bagi-Bagi Firman Yuk…

“Pergilah, berdirilah di bait Allah dan beritakanlah seluruh firman hidup itu kepada orang banyak.” (Kisah Para Rasul 5:20)

 

Hy bro dan sis udah lama banget nih yah aku enggak muncul lagi dengan tulisan-tulisan artikel rohani di blog saya ini. hehe aq malu nih sebenarnya mau ngaku. Alnya aku jarang nulis lagi karena aku ketagihan main game online. Hahahah. Karena sering kewarnet dan liatin teman-teman main RF Equalibrium aku jadi tertarik nyoba dan ujung-ujungnya ketagihan deh. Wkwkwkw. Tapi tiba-tiba aja malam ini waktu aku main-main dengan laptop aku dirumah aku tergerak pengen nulis lagi. Kali ini aku mau membahas tentang bagaimana cara membagi Firman Tuhan dengan mudah, efisien dan sederhana.

 

Selama ini kita berfikir bersaksi itu sulit bukan? Tetapi apakah benar kalau bersaksi itu sulit? Ternyata enggak juga kok. Karena di zaman sekarang ini kita perlu bersyukur karena kecanggihan teknologi kita bisa berkomunikasi dengan biaya yang murah kepada siapapun melalui SMS. Dari pada kita mengirim gosip atau ejekan-ejekan kepada teman kita misalnya: Gue emang jarang SMS eloh, tapi gue simpan foto eloh.. nih..#lalu muncul gambar monyet. Hehehhe. Mending kita gunakan SMS ini untuk menjadi berkat bagi orang lain. Betul enggak bro dan sis?? klik untuk baca semua artikel

Yesus Kristus adalah Tuhan

Saya bingung kenapa yah banyak banget orang-orang diluar Kristus yang selalu mencari-cari celah untuk memojokan orang Kristen?? Sebagai salah satu contoh adalah salah satu pengguna Friendster yang tiba-tiba muncul di Friendster saya. Sudah banyak tuduhan yang di tuduhkan nya kepada Tuhan Yesus yang semuanya itu sama sekali tidak masuk akal dan asal-asalan. Salah satu tuduhan yang paling bodoh yang pernah saya baca adalah tuduhan kalau Tuhan Yesus itu pernah menikah. Saya sempat tertawa membaca tulisan itu. selain kelihatan sekali kalau dia tidak mengerti Alkitab itu semakin menegaskan kalau dia itu hanya cari sensasi saja. Yah biarlah dia terus menyelidiki Alkitab kita dan terus menuduh yang bukan-bukan karena ini semakin menegaskan perkataan Tuhan Yesus dalam Injil Yohanes “Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,  namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu. (Yohanes 5:39)

 

A. Doktrin Tentang Tuhan Yesus Kristus

Tuhan Yesus adalah Allah sendiri yang turun ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa. Tuhan Yesus 100% adalah manusia dan 100% adalah Tuhan. Jadi sifat-sifat yang di miliki Allah juga dimiliki oleh Tuhan Yesus Kristus, karena Yesus Kristus adalah Allah. (Yohanes 1:1-18)

Allah sendiri telah turun ke dunia ini yang mewujudkan diriNya melalui Anak-Nya Yesus Kristus dapat kita baca dalam :

 

Yohanes 14:9

Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus; namun engkau tidak mengenal Aku? Barang siapa telah melihat aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukanlah Bapa itu kepada kami.

Ibrani 1:3a

Ia adalah cahaya kemulian Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan FirmanNya yang penuh kuasa….

 

Nubuat tentang kelahiran Tuhan Yesus telah ada beratus-ratus bahkan beribu-ribu tahun sebelum Tuhan Yesus sendiri lahir. Ada lebih 330 referensi yang menubuatkan kehidupan Kristus: kelahiran, pelayanan, kematian, kebangkitan dan kenaikan-Nya. Berikut beberapa nubuat tersebut:

Yesaya 7:14

Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan ia akan menamakan Dia Imanuel.

Mikha 5:1

Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil diantara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagiKu, seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.

 

Kenapa Allah harus menjelma mengambil rupa sebagai manusia?

1.       Karena manusia telah jatuh kedalam dosa sehingga semua orang harus mati karena upah dosa adalah maut.

2.       Hanya manusia yang kudus dan suci yang bisa menebus dosa manusia yang lainnya, dan tidak ada manusia di bumi yang memenuhi syarat itu selain dari pada Tuhan Yesus sendiri. (Sehingga tidak ada hukum yang tidak digenapi)

3.       Hanya Allah sendiri yang dapat menebus dosa manusia.

 

Jadi upah dosa yang seharusnya kita tanggung sendiri itu oleh karena kasih-Nya Dia rela melepaskan rupa Allah dan menjadi sama dengan kita untuk menanggung dosa yang seharusnya kita tanggung agar kita memperoleh keselamatan di dalam Dia sehingga tidak ada lagi penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

Roma 8:1-2

Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.

Di dalam Yesus kita mendapat keselamatan

Roma 10:9-10

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Didalam Yesus kita mendapat kehidupan baru

Kisah Para Rasul 17:28

Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada….

1 Yohanes 5:11-12

Dan inilah kesaksian itu : Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam AnakNya. Barang siapa memiliki anak, ia memiliki hidup; barang siapa tidak memiliki Anak ia tidak memiliki hidup.

Di dalam Yesus kita menjadi “Ciptaan Baru”

II Korintus 5:17

Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Di dalam Yesus kita dibenarkan

II Korintus 5:21

Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. klik untuk baca semua artikel

keep looking »

© 2009 KASIH. Theme by WordPress Themes and Search Marketing